Showing posts with label interview wawancara. Show all posts
Showing posts with label interview wawancara. Show all posts

Thursday, 24 August 2017

Cara Mengisi jawaban,Skoring, Interpretasi, dan Mengkomunikasikan Hasil Tes EPPS

Skoring, Interpretasi, dan Mengkomunikasikan Hasil Tes EPPS 



Setelah sebelumnya kami membahas tentang Pengertian dan MetodeTes EPPS, kali ini kita akan membahas mengenai skoring, interpretasi, dan mengkomunikasikan hasilnya agar dapat Mengetahui dan mampu melakukan administrasi, skoring, dan interpretasi tes EPPS.

KLIK Dapatkan SOFTWARESKORING EPPS




Karakteristik Tes EPPS 

A. Ipsatif
Yaitu membandingkan orang yang satu dengan yang lain (skor yang diperoleh subjek A tidak dapat dibandingkan dengan subyek B). Contoh : skor subyek A 70, dan skor subyek B 70. Pada A bisa berarti tinggi, tapi pada B bisa berarti tinggi sekali. Tergantung dari bagaimana range dari seluruh need pada subyek tersebut. Jika subyek A memiliki range skor 20-70, maka skor 70 untuk subyek A berarti tinggi. Jika subyek B memiliki range skor 3-90 maka pada subyek B skor 70 tidak berarti tinggi. Maka kita hanya dapat membandingkan skor antar need pada subyek yang sama. Tidak dapat digunakan dalam penelitian kuantitatif. Kuantitatif masih mungkin, tetapi harus diinterprestasikan terlebih dahulu.

B. Norma Persentil
Meskipun Edward mengatakan ipsatif, namun ia tidak dapat konsisten karena yang ia gunakan adalah persentil. Dalam norma persentil, skor orang yang satu akan dibandingkan dengan orang yang lain. Skor persentil yang umum adalah 1-99.

C. Social Desirability
Yaitu kecenderungan seseorang untuk bertindak seperti yang diharapkan orang lain. Untuk menanggulangi social desirability, dapat dilakukan perhitungan konsistensi subyek dalam mengisi pernyataan. Adapun fungsi konsistensi adalah jika skor konsistensi memenuhi batas minimal, maka tes dapat diinterprestasi. Batas skor konsistensi untuk orang Indonesia adalah 9, sedangkan orang Barat adalah 11.
Skoring, Interpretasi, dan Mengkomunikasikan Hasil Tes EPPS_
image source: acronymsandslang.com

Administrasi Tes EPPS 

Tidak ada batas waktu untuk mengerjakan soal EPPS, namun subyek di motivasi untuk mengerjakan secepat-cepatnya kurang lebih 45 menit. Hal ini dilakukan untuk menekan social desirability. Jika memberikan waktu seluas-luasnya, maka subyek diberikan waktu berpikir lebih lama, sehingga akan memengaruhi jawaban yang diberikan subyek. Sebelum tes berakhir, ada baiknya penguji meminta subyek untuk mengecek kembali identitas dan jawaban supaya tidak ada soal yang terlewat.

1. Instruksi
- Pada halaman-halaman berikut, Anda akan membaca sejumlah pernyataan mengenai berbagai hal yang mungkin menggambarkan diri Anda atau mungkin juga tidak menggambarkan diri Anda, dan pernyataan-pernyataan tersebut selalu disajikan berpasangan.

Perhatikan contoh dibawah ini :
A: Saya suka bebicara tentang diri saya dengan orang lain
B: Saya suka bekerja untuk suatu tujuan yang telah saya tentukan bagi diri saya.

Manakah dari dua pernyataan tersebut yang lebih menggambarkan diri Anda?

Bila Anda lebih mirip pernyataan A, maka hendaknya Anda memilih jawaban A. Tetapi bila Anda lebih mirip pernyataan B, maka hendaknya Anda memilih jawaban B. Mungkin Anda mirip dengan pernyataan A dan B sekaligus kedua-duanya. Dalam hal ini, Anda diminta untuk tetap memilih satu diantara keduanya. Dan hendaknya Anda tetap memilih yang lebih mirip diri Anda. Sekiranya Anda tidak mirip kedua-duanya, hendaklah Anda memilih yang tidak terlalu jauh berbeda dengan gambaran diri Anda.

- Beberapa pasangan pernyataan adalah mengenai hal-hal yang Anda suka seperti pernyataan A dan pernyataan B pada contoh diatas. Pasangan-pasangan lain adalah mengenai bagaimana perasaan Anda.

Lihatlah contoh berikut ini :
A : Saya bersusah hati, bila gagal dalam sesuatu.
B : Saya merasa gugup bila harus bicara di depan orang banyak.

Yang manakah dari kedua pernyataan diatas lebih menggambarkan perasaan Anda?

Kalau pernyataan A lebih menggambarkan diri Anda daripada pernyataan B, maka hendaknya Anda memilih jawaban A. Sekiranya pernyataan kedua lebih menggambarkan diri Anda, maka hendaknya Anda memilih jawaban B. Bila kedua pernyataan itu dengan tepat menggambarkan diri Anda, maka hendaknya Anda memilih yang lebih dekat menggambarkan diri Anda. Bila tidak satupun diantara dua pernyataan itu dengan tepat menggambarkan diri Anda, maka hendaknya Anda memilih yang ketidaktepatannya dengan gambaran diri Anda tergolong kurang (sedikit) dibandingkan dengan pernyataan lainnya. Setiap pilihan Anda hendaknya didasarkan atas kemiripan dengan gambaran atau perasaan Anda sekarang. Dan tidak didasarkan atas hal-hal yang Anda anggap wajar.

- Ini bukanlah suatu tes, disini tidak ada jawaban yang tergolong betul atau salah. Apapun yang Anda pilih, hendaknya merupakan suatu penggambaran dari hal-hal yang Anda lakukan atau perasaan Anda. Tetapkan pilihan Anda setelah membaca pernyataan yang berpasangan ini, dan jangan ada yang Anda lewati tanpa memilih. Pasangan-pasangan pernyataan ada pada halaman-halaman berikut ini serupa dengan contoh yang telah diberikan di atas. Bacalah setiap pasangan dan pilihlah pernyataan yang lebih menggambarkan diri Anda dengan cara melingkari huruf A atau B.

2. Skoring
Skoring tes EPPS secara manual adalah sebagai berikut :

A. Buatlah garis lurus dengan warna merah dari nomor-nomor :
  • No. 1 sampai dengan no. 25, melalui 7, 13, 19.
  • No. 101 sampai dengan no. 125, melalui 107, 113, 119.
  • No. 210 sampai denmgan no. 225, melalui 207, 213, 219.

Nomor-nomor yang terkena garis merah, tidak diperhitungkan dalam menjumlah untuk mendapat skor kepribadian.

B. Buatlah pula garis lurus dengan warna biru dari nomor-nomor :

  • No. 26 sampai dengan no. 50 melalui 32, 38, 44.
  • No. 51 sampai dengan no. 75 melalui 57, 63, 69.
  • No. 151 sampai dengan no. 175 melalui 157, 163, 169.

Nomor-nomor ini meskipun diberi garis, akan diperhitungkan dalam menjumlah untuk mendapat skor kepribadian.

C. Dihitung jumlah huruf A yang dilingkari pada baris pertama dan seterusnya dari kiri-ke kanan. Jumlah yang diperoleh tersebut ditulis dibawah kolom r.

D. Dihitung jumlah huruf B yang dilingkari pada kolom pertama dan seterusnya dari atas ke bawah. Jumlah yang diperoleh tersebut dituliskan dibawah kolom c.

E. Setelah dihitung semuanya, akan diperoleh jumlah skor pada kolom r dan kolom c yang berdampingan dijumlahkan dan hasilnya dituliskan pada kolom s.

F. Angka tertinggi pada kolom s adalah 28, dan jumlah ini adalah skor keseluruhan dari personality variable. Untuk mengetahui apakah jumlah itu benar, dapat dilihat dari jumlah keseluruhan kolom s yang harus dicapai tepat 210. Kalau ternyata jumlahnya lebih atau kurang, maka hal ini mungkin ada kesalahan menghitung skor A atau skor B. Oleh karena itu, penghitungan harus diulangi kembali hingga jumlahnya menjadi 210.

G. Untuk melihat konsistensi (con) jawaban subyek, bandingkan jawaban-jawaban yang dilingkari pada nomor-nomor:

-       1 vs 151,                26 vs 101,                   51 vs 201
-       7 vs 157,                32 vs 107,                   57 vs 207
-       13 vs 163,              38 vs 113,                    63 vs 213
-       19 vs 169,              44 vs 119,                   69 vs 219
-       25 vs 175,              50 vs 125,                   75 vs 225

Nomor-nomor tersebut dilalui oleh garis-garis lurus yang berwarna merah atau berwarna biru. Bila ada kesalahan antara kedua jawaban (berbeda). Berilah tanda pada kotak yang tersedia dibagian paling bawah dari kertas jawaban. Seluruh tanda dijumlahkan dan hasilnya dituliskan pada tempat “con”.

H. Jumlah tertinggi adalah 15, sedangkan konsistensi dibawah 9 adalah meragukan dan tidak perlu di interpretasi.

I. Untuk menentukan percentile dari raw score sesuai tabel percentile yang telah disusun sebelumnya (norma standar). Dan raw score yang tertera dituliskan dibawah kolom ss, profil variabel yang tergambarkan adalah kesimpulan tentang diri subjek, terutama kecenderungan-kecenderungan yang dimilikinya itu diatas mean (+) dan berada dibawah mean (-). Bila berada diantara atau tepat pada mean, kecenderungan-kecenderungan tersebut menunjukan hal yang wajar.



Selengkapnya informasi terkait Skoring,Interpretasi, dan Mengkomunikasikan Hasil Tes EPPS:

Selain EPPS, psikotes lain yang sering dipakai adalah psikotes Kepribadian DISC.


Cara skoring psikotes kepribadian DISC dengan Software



Cara Menulis CV dan daftar Riwayat hidup yang menarik HRD

Cara Menulis CV dan daftar Riwayat hidup yang menarik HRD

Menyusun CV bukanlah hal yang mudah, segampang membalikan telapak tangan. Bayangkan riwayat hidupmu baik secara akademis atau profesional, singkat dalam satu sampai tiga halaman. Tak hanya itu, kamu sebaiknya membuat riwayat hidupmu terlihat menarik. Tentunya menonjolkan nilai “jual” dari diri kita di atas kertas membutuhkan trik-trik tersendiri.


CV dikenal sebagai Curriculum Vitae berasal dari bahasa latin yang berarti perihal yang terjadi dalam kehidupan (Courses of life). Tahukah kamu, CV pertama kali digunakan oleh Leonardo Da Vinci? Ia membuat CV sebagai alat yang memaparkan keahlian-keahliannya pada abad ke 13. Satu abad kemudian telah berkembang menjadi alat pendukung pengenalan diri bagi para musafir terhadap tokoh masyarakat lokal. Nah pada abad ke-20 hingga saat ini menjadi dokumen resmi untuk melamar pekerjaan dengan memperkenalkan pengalaman akademis dan profesional, keahlian dan ketertarikan kamu.

Perlu diketahui juga bahwa CV merupakan tampilanmu pertama kali didepan perekrut sehingga kamu harus bisa membuat mereka ingin mengetahui lebih tentang kamu lebih dalam. Tentunya cara untuk memukau mereka haruslah sesuai dengan keadaanl kamu yang sebenarnya. Maka, kamu sebaiknya mencantumkan pengalaman-pengalaman yang ‘menjual’ yang diperkuat dengan rangkaian kata persuasif (bisa meyakinkan pembaca).

Tenang, Admin Psikotes sekarang akan membahas mengenai cara menyusun CV yang benar serta dapat mencerminkan pribadi kamu yang profesional.

A-Z Tentang Mencari & Melamar Pekerjaan dari Jobseeker sampai jadi Employed


8 Langkah Membuat CV profesional!

Pertama-tama sebaiknya kamu tentukan industri (lapangan pekerjaan) yang kamu akan masuki. Apakah industri tersebut bersifat formal atau fleksibel. Contoh industri formal meliputi perbankan, korporasi dan pemerintahan. Sedangkan industri fleksibel terdiri dari periklanan, media, dan start-up. Setelah itu, kamu sesuaikan format CV dengan industri yang kamu pilih. Jika kamu memilih kedua industri maka buatlah CV yang masing-masing yang sesuai dengan ketentuan industri terkait. Yuk kita bahas secara detail caranya.

Cantumkan informasi umum dan kontak kamu
jangan sampai lupa menulis kontakmu

Sebagai sekilas pengenalan, sebaiknya kamu cantumkan informasi umum mengenai diri kamu dan kontak yang bisa dihubungi yaitu terdiri dari nama, tempat dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, nomor handphone yang bisa dihubungi dan email yang aktif digunakan. Informasi kontak sungguh penting karena dari sinilah perekrut akan mengontak kamu jika mereka ingin mendiskusikan mengenai pekerjaan yang kamu lamar.

15 Menit pahami panduan TIPS Rahasia Lulus Psikotes


Cantumkan Jenjang Akademis atau Pengalaman Bekerja
jenjang akademis

Apakah kamu fresh graduate yang belum mempunyai riwayat pengalaman kerja? Apabila iya, maka kamu sebaiknya menyusun CV dengan menuliskan jenjang pendidikan terakhirmu paling atas setelah informasi mengenai dirimu. Selain itu apabila kamu mempunyai pengalaman berorganisasi kamu bisa mencantumkan informasi tersebut dibawah jenjang pendidikan terakhir.

Lain ceritanya jika kamu adalah sosok yang telah mempunyai pengalaman kerja. Kamu mencantumkan informasi riwayat pekerjaan terkait paling atas dibawah informasi umum diri kamu. Setelah itu sebagai pendukung, kamu juga cantumkan jenjang pendidikan terakhir. ( baca : TipsMencari Pekerjaan Pertama Sebagai Fresh Graduate )

TIPS: Cara Jitu persiapan menghadapi Psikotes seleksi kerja di perusahaan, BANK, dan BUMN

Sesuaikan CV dengan bidang yang akan kamu lamar
menekankan spesialisasimu pada cv

Memang bukan hanya kamu saja yang mengirim CV untuk melamar posisi yang kamu inginkan. Disini kamu haruslah menonjol dengan menekankan spesialisasimu pada cv yang selaras dengan apa yang diminta oleh posisi pekerjaan yang akan kamu lamar. Semakin terspesialisasi semakin baik karena hal itu menunjukkan bahwa kamu mempunyai keahlian dalam bidang terkait. Contohnya jika kamu melamar untuk posisi marketing dan kamu mempunyai pengalaman marketing, alangkah baiknya jika kamu menspesifikan kata ‘experience’ dengan ‘marketing experience’

Apa saja jenis soal tes dalam psikotes kerja?

Penulisan sistematis, baik itu secara kronologis atau fungsional.
Saat menyusun CV alangkah lebih baik secara sistematis pada setiap bagian. Sistematis yang sesuai dengan kronologis terbalik–yang paling terbaru dicantumkan paling atas dan yang sebelumnya dicantumkan selanjutnya. Hal ini akan mempermudah perekrut melihat pengalaman kerjamu ataupun jenjang pendidikan yang terkini.

Disamping itu, jika kamu memilih cara penulisan yang fungsional maka kamu akan mengelompokkan kualifikasi kamu pada bagian-bagian dalam cv. Seperti pendidikan, pengalaman bekerja, keahlian dan seterusnya.

Tips Wawancara: Bohong saat Wawancara kerja? Apakah ketahuan?


Tulislah prestasimu bukan hanya tanggung jawab dalam posisi

Tuliskan prestasi di cv

Sudah dikatakan sebelumnya bahwa dalam menyusun CV kamu mencari tahu bagaimana kamu bisa memamerkan pengalaman sehingga perekrut menginginkanmu, hal itu dapat dilakukan dengan menulis prestasi-prestasi yang pernah kamu dapatkan. Mengisi deskripsi pengalaman pekerjaan ataupun kegiatan berorganisasi harus kamu cantumkan apa saja yang telah diraih yang bisa dihitung.

Mengapa kamu sebaiknya tidak menulis kewajibanmu pada deskripsi tersebut? Deskripsi pekerjaan ataupun kegiatan berorganisasi pada dasarnya mencantumkan kewajiban akan tetapi pada realitanya setiap orang berbeda dalam memenuhi kewajibannya–ada yang bisa menghasilkan prestasi adapun yang tidak. Maka untuk mendapatkan nilai menonjol akan lebih baik kamu mencantum prestasi atau perihal yang kamu raih yang bisa dihitung selama menjabat posisi terkait.

A-Z Tentang Mencari & Melamar Pekerjaan dari Jobseeker sampai jadi Employed


Lampirkan foto berpenampilan profesional
foto pas untuk CV


Tampilan CV sebaiknya kamu memasang foto dengan format yang formal–berpakaian dan berdandanan rapi. Hal ini menunjukkan bahwa tampilan kamu profesional, yang umum digunakan oleh banyak orang adalah menggunakan pas foto 3×4, 4×6 dengan background warna full color atau hitam putih. Tetapi kembali lagi ini tergantung kebijakan perusahaan yang kamu coba lamar, ada perusahaan yang tidak mempersalahkan hal tersebut.

Soal Pembahasan Psikotes GAT (General Aptitude Test)

Tulislah dengan singkat dan padat
tuliskan dengan singkat dan padat


Ketika menulis CV sebaiknya kamu menggunakan bahasa-bahasa yang lugas, singkat, dan menggunakan kata-kata yang mempunyai elemen persuasif sehingga kamu dapat menyakinkan perekrut bahwa kamu mempunyai kualifikasi atau kredensial yang kuat.

Cantumkan referensi
Selain melampirkan sertifikat atau surat referensi yang membuktikan pengalamanmu, ada baiknya kamu mencantumkan kontak referensi tempat bekerja sebelumnya. Jika suatu saat perekrut ingin mengecek kredensial (pernyataan atas pengalamanmu di CV) mereka bisa mengontak ke rekan kerja di tempat bekerja terkait.


A-Z Tentang Mencari & Melamar Pekerjaan dari Jobseeker sampai jadi Employed

A-Z Tentang Mencari & Melamar Pekerjaan dari Jobseeker sampai jadi Employed

Anda JOBLESS atau JOBSEEKER?

Sering kali admin ditanya sama teman-teman pembaca yang masih Fresh Graduate dan juga agan agan yang sudah membeli Soal Psikotes UI IST mengenai seluk beluk supaya cepat dapat kerja diperusahaan bonafit. 

Kali ini admin bakal segala A-Z seluk beluk dan tips mencari info pekerjaan dan melamar pekerjaan bagi para rekan pencari kerja (JOBSEEKER). Sejujurnya yang di share ini merupakan hal umum yang sudah menjadi pengetahuan publik, tapi bagi yang belum tahu semoga bisa bermanfaat. Artikel ini admin tulis berdasarkan pengalaman beberapa tahun dibidang HRD khususnya bidang rekrutmen pegawai. 


PERSIAPAN TEMPUR:
Sebelum terjun ke medan persaingan kerja, jangan lupa mempersiapkan perbekalan dan amunisi. Ada beberapa amunisi dokumen yang perlu disiapkan untuk memenangi pertempuran. Untuk lebih jelasnya admin bakal jelasin satu persatu.

1. Curriculum Vitae (CV)

CV adalah lembaran berisi riwayat pendidikan dan pekerjaan serta catatan prestasi (menurut wikipedia). Tentunya ini udah tidak asing buat rekan2 sekalian, di luar sana ada banyak sekali bentuk CV, template, contoh CV yang bisa dijadikan sampel. Isikan data-data CV secara benar dan jujur.

 Yang harus diingat CV merupakan media yang akan memperkenalkan rekan2 sekalian kepada perusahaan yang dilamar. Buatlah CV semenarik mungkin namun tidak membuat bingung yang membacanya. INGAT CV jangan lebih dari 3 halaman. Isilah keterangan di CV sesuai dengan perusahaan dan bidang yang kamu lamar. Tidak perlu memasukan prestasi yang sama sekali tidak ada kaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. 





2. Surat Lamaran kerja / Application Letter
Saran admin untuk surat lamaran kerja, buatlah sesederhana dan langsung kepada pokok permasalahan (maksud dari surat lamaran), rekan2 sekalian dapat memperkenalkan & mempromosikan diri secara singkat. Jelaskan kelebihan dan kompetensi diri secara singkat jelas dan padat. Usahakan surat lamaran tidak lebih dari 1 lembar. Tuliskan alasan mengapa HRD harus memberikan kamu kesempatan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.


3. Fotocopy dokumen pendukung
Ada banyak dokumen pendukung yang biasanya diminta oleh perusahaan pencari tenaga kerja. Abang bakal list satu persatu :
  • Ijazah (persiapkan juga copy yang udah dilegalisir)
  • Transkrip kuliah (persiapkan juga copy yang udah dilegalisir)
  • KTP
  • Piagam Penghargaan (Bila ada)
  • SKCK ( Surat Keterangan Catatan Kepolisian) bila diminta

Bila kamu melamar ke perusahaan multi nasional akan sangat mendukung bila dilengkapi dengan skor TOEFL/TOEIC atau IELTS.

4. Pas foto berwarna berbagai ukuran, biasanya yang diminta oleh perusahaan adalah yang ukurannya 2×3 , 3×4 atau 4×6, namun tidak ada salahnya mempersiapkan semuanya jaga2 jika diminta. Pas foto hendaknya diambil dengan pakaian formal (minimal kemeja dan dasi) dan rapi. Pas foto juga merupakan media yang dapat membuat perusahaan mengenal kita, jadi admin sarankan gunakanlah pas foto yang terbaik yang rekan2 punya.

Admin sarankan semua dokumen yang disebutkan diatas bisa rekan disiapkan lebih dari 3. 


Latihan Soal Psikotes

Dewasa ini, hampir semua perusahaan menggunakan Psychology Test/Tes Psikologi, TPA atau
psikotes/psikotest sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan
dari tes ini adalah pada “ketidakpastiannya”. 

Karena faktor ini dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang. Sebagai contoh, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan IPK : 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lobang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. 

Untuk Latihan Psikotes ini banyak perusahaan yang memanggil pelamar kerja untuk ujian psikotes serempak, ada pula yang melalui ONLINE.

Belakangan ini sudah banyak Perusahaan yang mempercayakan proses rekrutmen karyawan melalui Agensi Pihak ketiga (head Hunter dan Talent Management). Hal ini selain untuk menghindari KKN, juga menghemat biaya yang mesti dikeluarkan oleh perusahaan. Baik seleksi yang dilakukan langsung oleh perusahaan maupun pihak agensi selalu melalui proses saringan melalui Ujian Psikotes. Sebagai Standar, soal yang dipakai adalah model psikotes yang dikeluarkan oleh UI, yaitu IST, CFIT, EPPS, dll.  Soal Soal Psikotes tersebut sudah dapat dilihat di artikel dibawah ini:

Soal Jawaban Psikotes UI ISTSoal Jawaban Psikotes BLIT- SHLSoal Jawaban Psikotes GATSoal Jawaban Psikotes CFITSoal Jawaban Psikotes Raven SPMPembahasan psikotes DISC 

Ok. Amunisi udah disiapkan, latihan psikotes juga udah. Langkah selanjutnya adalah BERDOA.
BERDOA agar dipanggil untuk ikut tahap Psikotes dan Wawancara. Biasanya Psikotes dan Wawancara dilakukan sekaligus di hari yang sama.

Pada hari Psikotes dan Wawancara pakaian harus sesuai Dresscode dan sopan. Untuk Pria siapkan kemeja lengan panjang formal, celana kain (bahan), sepatu hitam formal (jangan sepatu sekolah ya bro) beserta kaos kakinya (klo bisa warna gelap), ikat pinggang formal. Untuk Wanita Bisa pakai Rok/Celana Panjang serta atasan formal.

Inget ... itu dresscode standart buat ngelamar kerja, tes kerja, interview dan lain sebagainya.

Saran admin hindari Atasan berwarna Hitam, karena terkadang dianggap bermakna negatif bagi HRD.

TENTUKAN TARGET OPERASI :
Ada banyak lahan yang bisa di observasi untuk mencari lowongan kerja. Paling banyak menurut admin tentunya di media web internet. Disini admin bakal share beberapa link web yang menyediakan informasi lowongan. Silahkan di cek sendiri, mana yang kiranya cocok dengan minat dan sesuai dengan kualifikasi rekan2 sekalian.

Ket: ** rekan sekalian bisa isi form online dan melamar secara online

Tahap Wawancara

Tahap ini adalah tahap menentukan berikutnya setelah ujian psikotes. Admin sudah berbagi berbagai tulisan artikel mengenai tahap ini, silahkan dibaca ya:

10 Contoh Cara Menjawab Soal Jebakan Wawancara Kerja

Tips Wawancara: Bohong saat Wawancara kerja? Apakah ketahuan?

Berbagi Pengalaman: Seleksi Psikotes dan Interview bank BCA





Tuesday, 22 August 2017

Psikotes klasifikasi Gambar dan Konsistensi Logis

Tes klasifikasi Gambar dan Konsistensi Logis

Klasifikasi Gambar

Dalam tes gambar ini, kita belajar tentang tes klasifikasi gambar dan konsistensi gambar. Pertama Kita akan belajar tentang klasifikasi gambar terlebih dahulu. Dalam tes ini kita akan diberikan empat atau lima buah gambar yang mempunyai kesamaan, tetapi hanya ada satu gambar yang tidak sama atau tidak sekelompok dengan gambar lainya. Tugas kita adalah mencari salah satu gambar yang tidak sama dengan keempat gambar lainya, contohnya:


Dari contoh soal gambar diatas manakah yang tidak sama atau tidak sekelompok dengan gambar lainya?

Pembahasan :
Jika kita perhatikan masing-masiing kotak, gambar didalamnya yaitu gambarsebuah bidang, yang masing-masing bidang memiliki segienam, kecuali gambar dalam kotak (C) hanya memiliki lima sudut atau bersegi lima, karena gambar dalam kotak (C) ini tidak sama dengan gambar dalam kotak lainya, maka kotak (C) ini merupakan jawaban yang tepat.


Hubungan dan Konsistensi Logis
Hubungan dan konsistensi logis yaitu tes gambar yang terdapat 4 kelompok gambar di sebelah kiri sebagai soal dan 4 kelompok gambar di sebelah kanan sebagai pilihan jawaban. Dan tugas kita adalah mencari pada gambar di sebelah kanan yang mempunyai hubungan logis dengan yang di sebelah kirii, baik logis dalam konsistensi maupun logis dalaam sekuens, contoh:



Dari gambar tersebut, jika kita perhatikan gambar di dalam kotak sebelah kiri di mana gambar terdiri dari 2 bagian, atas dan bawah. Jika kita perhatikan gambar tersebut, maka titik yang ada di dalamnya merupakan suatu deret yang memiliki pola tertentu. Pola tersebut untuk setiap titik berikutnya (sisi sebelah kanan) bertambah satu, dengan demikian pada kotak berikutnya , yang kelima mestinya titik di dalam kotak atas bertambah satu menjadi sehingga menjadi enam titik pada kotak berikutnya. Jadi jawaban yang tepat untuk kotak berikutnya adalah (A) karena kotak atas memiliki 4 buah titik, dan kotak bawah memiliki 6 buah titik.

Bacaan lain:
Cara Menghadapi Psikotes
Psikotes untuk Masuk BUMN dan PNS
Soal Psikotes Bank BRI, MANDIRI, BNI, BTN
Kunci Jawaban Tes Kemampuan Verbal
Rahasia dibalik tes Menggambar Pohon, Orang dan Wartegg

Monday, 24 July 2017

Ini dia Soal Psikotes untuk yang kerja di bidang Akuntansi Keuangan, dan Administrasi Perdagangan (ADKUDAG)

Ini dia Soal Psikotes untuk yang kerja di bidang Akuntansi Keuangan, dan Administrasi Perdagangan

Psikotes ADKUDAG
 singkatan dari Administrasi Keuangan dan Perdagangan merupakan psikotes bakat yang dirancang untuk inteligensi tingkat pendidikan minimal SMA karena dibuat untuk perekrutan karyawan di Dept. Keuangan dan Dept. Perdagangan. 


Biasanya Psikotes ADKUDAG ini sering kali dipakai instansi pemerintah, BUMN, Bank, dan lembaga Keuangan lainnya untuk yang melamar posisi penting bidang Keuangan dan Perdagangan.

Psikotes ini terdiri dari 5 Lima bagian dan dikeluarkan oleh UI

Deskripsi Tes:
Psikotes Adkudag I

Mengukur tentang- Kemampuan bahasa 
- kemampuan mengambil keputusan
- kemampuan berpikir fleksibel
- ketelitian
- konsentrasi
- daya tahan
- kemampuan menyesuaikan diri
ADKUDAG I
Pada tes ini terdapat 150 pasang kata (tunjukkan/balik lembar per lembar dan beritahu pada testee mana ke-150 pasang kata tersebut). Tugas Anda adalah mencari mana dari ke-150 pasang kata ini yang memiliki persamaan ataupun perbedaan. Bila terdapat persamaan antara satu kata dengan pasangannya, beri tanda O dan tulis di sini (tunjukkan di mana harus ditulis jawabannya). Tapi bila terdapat perbedaan antara satu kata dengan pasangannya, beri tanda X.  

Psikotes Adkudag II dan III- Kemampuan berhitung

- Konsentrasi
- Ketelitian
- daya tahan
- kemampuan analisa sintesa

ADKUDAG II (50 Soal)
Pada tes ini terdapat soal hitungan sederhana. Ada soal penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Tugas Saudara kali ini adalah menghitung dan mencari jawabannya. Beri tanda silang pada jawaban yang benar, seperti ini (tunjukkan dan beri tahu bagaimana harus memperbaiki kesalahan serta tempat menghitung). 

ADKUDAG III (25 Soal)
Pada tes ini terdapat soal hitungan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Tugas Saudara kali ini pun adalah menghitung. 

Psikotes Adkudag IV (40 soal Klasifikasi)
- Memiliki keluasan pengetahuan
- kemampuan analisa
- judgement
- logika berpikir

ADKUDAG IV

Pada tes ini terdapat 40 uraian anggaran (tunjukkan mana ke-40 soal tersebut). Pada bagian ini (bagian atas) terdapat delapan kelompok anggaran, a, b, c, d, e, f, g, dan h. Tugas saudara adalah mengelompokkan ke-40 uraian tersebut ke dalam delapan kelompok anggaran. Jawaban Saudara diletakkan di sini (tunjukkan) dalam bentuk hurufnya saja dengan jelas (arti jelas di sini misalnya penulisan huruf a dan d harus dibedakan agar tidak keliru membacanya). 

ADKUDAG V

Pada tes ini terdapat 40 soal dengan pilihan jawaban. Tugas Anda adalah memilih salah satu pilihan jawaban yang paling tepat. Apakah ada pertanyaan?... Mari kita mulai!

Hasil jawaban dari tiap-tiap subtes dinilai dan dijumlahkan masing-masing. Skor mentah tersebut kemudian dikonversi menjadi skor standar dengan menggunakan norma tes Adkudag. Dengan demikian, kita dapat melihat gambaran kemampuan dari masing-masing aspek yang diukur pada diri testee.


Bacaan Lain
Soal dan Kunci Jawaban Psikotes UI-IST
Soal dan Kunci Jawaban Psikotes BLIT
Cara Menghadapi Psikotes
Psikotes untuk Masuk BUMN dan PNS
Soal Psikotes Bank BRI, MANDIRI, BNI, BTN
Kunci Jawaban Tes Kemampuan Verbal
Rahasia dibalik tes Menggambar Pohon, Orang dan Wartegg



Dengan paket psikotes kami anda tidak perlu lagi sampai repot mencari guru les privat atau Private Tutor untuk belajar tes masuk kerja dan tes CPNS.

10 Contoh Cara Menjawab Soal Jebakan Wawancara Kerja

Ketika hendak memasuki dunia kerja, pelamar pasti akan melalui berbagai macam seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi tertulis yang kadang terdiri dari beberapa tahap, seleksi wawancara, tes psikologi hingga seleksi kesehatan.


Diantara sekian banyak seleksi yang harus dijalani, seleksi wawancara nampaknya menjadi hal paling menakutkan bagi peserta seleksi. Mengapa? Sebab dalam seleksi wawancara kerja, pelamar akan langsung bertatap muka dengan atasan.

Dimana ketika seleksi wawancara ini berlangsung, yang akan diperhatikan oleh pihak perusahaan bukan sekedar jawaban yang anda berikan namun juga bahasa tubuh serta penampilan saat wawancara anda akan dinilai. Dari setelan baju, gestur, sampai gaya bicara.
Tak cukup di situ, dalam seleksi wawancara kerja, biasanya anda pun akan menjumpai beberapa soal jebakan yang bisa membuat anda terlihat begitu ceroboh ketika tak dapat menjawabnya dengan tepat.
Untuk itulah, bagi anda yang hendak menghadapi seleksi wawancara kerja, ada baiknya anda tahu sebenarnya seperti apa sih contoh soal jebakan dan cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja.
Nah berikut ini beberapa contoh dan cara menjawab soal jebakan saat interview kerja.

1. Soal : Bagaimana anda mendeskripsikan diri anda dalam 3 kata saja

Ketika anda mendapat soal semacam ini, cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang tepat adalah dengan mendreskipsikan 3 kata yang menggambarkan diri and dalam 3 segi.
Yang pertama, pilih kata yang berhubungan erat dengan pekerjaan yang ingin anda dapatkan, semisal ketika anda melamar dalam sebuah perusahaan percetakan buku maka kata yang bisa anda pilih seperti kreatif.
Kemudian untuk kata yang kedua, anda bisa menonjolkan kelebihan anda dalam hal lain seperti cerdas. Dan kata yang terakhir tunjukkan sisi positif anda dalam kehidupan bersosialisasi seperti jujur.
Beberapa contoh kata tersebut telah mampu menggambarkan diri anda secara keseluruhan. Dan yang perlu anda ingat, pastikan anda tak menjawab soal ini hanya dengan 3 kata yang masih dalam 1 segi atau bahkan memiliki makna yang hampir sama.

2. Soal : Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini?

Soal kedua yang sering kali membuat para pelamar terlihat gugup adalah ketika ditanya terkait perusahaan tersebut. Sering kali orang membuat jawaban fatal dengan cara membandingkan perusahaan ini dengan perusahaan lain.
Justru cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja semacam ini, anda hanya perlu menjelaskan keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan terkait tanpa perlu membandingkan dengan perusahaan lain.
Jawaban yang seperti inilah yang akan membuat anda terlihat lebih fokus dan memiliki keinginan tinggi agar dapat masuk dalam perusahaan tersebut.

3. Soal : Mengapa anda ingin bekerja di perusahaan ini, apa alasannya?

Masih terkait dengan pertanyaan sebelumnya, di mana cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang paling tepat adalah dengan menjabarkan alasan anda secara jujur tanpa merendahkan perusahaan lain yang tak ingin anda kunjungi.
dalam hal ini, yang perlu anda tekankan adalah bagaimana cara anda mampu menyampaikan alasan positif yang tak hanya akan memberikan dampak baik pada diri anda. Namun juga mampu memberikan dampak baik bagi perusahaan.
Semisal dengan menjawab bahwa perusahaan tersebut memberikan anda kesempatan untuk lebih mengembangkan skill anda dengan baik. Dengan begitu, otomatis tak hanya skill anda yang akan berkembang dengan baik namun juga akan memberikan dampak baik bagi perusahaan. Yaitu kemajuan karena skill pekerjanya yang juga meningkat.

4. Soal : Hal atau prestasi apa yang paling membanggakan dalam karir anda?

Ketika pihak pewawancara memberikan pertanyaan ini, biasanya mereka akan mencari tahu bagaimana karir anda sebelum masuk dalam perusahaan tersebut.
Dan cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang tepat dalam menjawab pertanyaan ini, justru bukan dengan memberikan semua penjelasan terkait prestasi atau proyek yang berhasil anda kerjakan. Lebih fokuslah pada proyek yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang anda lamar ini.
Semisal anda melamar di perusahaan dagang, maka jelaskan saja beberapa proyek marketing yang berhasil anda tangani dengan baik. Dan untuk proyek lain yang tak berhubungan dengan pekerjaan ini, baiknya tak begitu ditekankan.

5. Soal : Bagaimana pemikiran anda terkait dengan pekerjaan ini?

Dari gaya bahasanya saja mungkin anda sudah bisa menebak jika ini merupakan soal jebakan yang akan sangat membahayakan. Bagaimana tidak, ketika mendapat pertanyaan seperti ini, biasanya anda harus menjelaskan opini anda yang terkadang berbeda dengan pihak pewawancara.
Namun tak perlu panik, cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang tepat untuk pertanyaan ini adalah hanya dengan memberikan jawaban jujur yang tegas.
Pastikan anda memiliki minat atau kesenangan dalam menjalani pekerjaan tersebut terlebih dahulu, dengan begitu jawaban yang akan muncul terkait pertanyaan kelima ini bisa terangkai dengan mudahnya.
Selain itu, anda juga harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara kerja dari posisi yang anda lamar. Dengan begitu, anda bisa memberikan jawaban yang sinkron antara jawaban kerja dengan pekerjaan yang akan anda lakukan di posisi tersebut.

6. Soal : Berapa waktu yang anda butuhkan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kami?

Ketika mendapat soal jebakan yang satu ini, sering kali calon pekerja akan memberikan jawaban waktu yang sangat singkat. Padahal, ketika diberikan jawaban tersebut, pihak perusahaan tidak semudah itu mempercayainya.
Bagaimana tidak, dalam waktu yang begitu dekat biasanya seseorang akan beradaptasi terlebih dahulu. Baru kemudian penyesuaian diri dan pengoptimalan diri dalam menjalani pekerjaan tersebut.
Untuk itulah, cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yaitu dengan memberikan jawaban waktu yang realistis saja. Semisal ketika anda bekerja dalam posisi marketing, mungkin jawaban yang akan sesuai yaitu berkisar 3 bulan lebih.

7. Soal : Setelah membaca CV anda, kami merasa anda terlalu berpengalaman dalam posisi ini, Bagaimana pendapat anda?

Ya, selain memberikan pertanyaan yang akan menguras tentang bagaimana diri anda dan minta anda, sering kali pihak pewawancara juga memberikan soal jebakan yang berupa pujian.
Nah dalam hal ini, kunci utama anda tak boleh sombong. Pastikan diri anda tetap tenang dan memiliki sikap rendah hati serta semangat demi mendapatkan pekerjaan tersebut.
Jawaban yang mampu menunjukkan minat dan semangat anda ini bisa ditunjukkan dengan jawaban bahwa anda memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dan memberikan yang terbaik pada perusahaan yang baru anda masuki ini.
Cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja ini juga akan memberikan kesan tenang pada diri anda. Juga kesan mau bekerja keras demi mendapatkan hasil yang lebih baik dari pengalaman di perusahaan sebelumnya.

8. Soal : Bos seperti apa yang menurut anda buruk dan baik untuk bekerja sama?

Mungkin ini akan menjadi satu soal tersulit yang akan anda jawab. Tapi jika anda mengetahui cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja, sebenarnya soal jebakan ini sangat mudah di jawab.
Anda hanya perlu menjawab “saya mampu bekerja sama dengan siapa saja, karakter tak akan menjadi masalah asalkan mampu berkomunikasi dengan baik dan merencanakan segala sesuatu bersama dengan baik maka tidak akan ada bos yang butuk”.
Contoh jawaban seperti itulah yang akan menunjukkan bahwa diri anda tak pernah mempermasalahkan karakter seseorang, hanya bagaimana anda dan pihak atasan sama-sama memiliki keinginan untuk dapat bekerja sama dengan baik demi hasil yang maksimal.

9. Soal : Mengapa anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya

Jika pertanyaan jebakan sebelumnya menuntut anda untuk lebih jujur dan terbuka, namun lain untuk pertanyaan jebakan yang satu ini. Dimana anda tak harus memberi tahu alasan pribadi mengapa anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya.
Justru cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang tepat untuk pertanyaan ini adalah penekanan pada motivasi anda ingin melamar di perusahaan ini. Tunjukkan bahwa anda ingin mendapatkan posisi yang lebih sesuai dengan kemampuan anda di perusahaan ini.
Sebab untuk wawancara kerja, penjabaran alasan pribadi untuk pertanyaan semacam ini akan membuat anda terlihat tidak profesional dalam bekerja.

10. Soal : Jika boleh memilih perusahaan manapun, dimana anda ingin bekerja?

Pertanyaan jebakan terakhir yang sering kali diberikan oleh para pewawancara adalah pertanyaan tentang keinginan anda. Nah untuk menjawab pertanyaan yang satu ini. Akan lebih baik jika menyebutkan perusahaan tempat anda bekerja sebagai perusahaan pilihan anda.
Seperti jawaban “sebenarnya, ketika saya melihat target perusahaan yang inginkan, perusahaan ini telah menjadi pilihan saya. Sebab disini saya melihat banyak hal yang sudah berhasil dikembangkan oleh perusahaan ini, dan saya ingin menjadi bagian dari perkembangan atau proyek yang dikerjakan perusahaan ini”.
Jawaban semacam ini tentu akan membuat pihak perusahaan lebih mempertimbangkan anda sebagai karyawanya. Hindari menyebutkan nama perusahaan lai jika anda tidak ingin pihak perusahaan yang anda inginkan justru meragukan anda sebagai karyawannya.
Itulah beberapa contoh soal jebakan dan cara menjawab soal jebakan saat wawancara kerja yang tepat. Yang terpenting, ketika anda menghadapi jenis-jenis pertanyaan seperti di atas, buat diri anda tetap tenang dan tak terlihat tergesa-gesa.
Sebab ketika anda terlihat tenang itu pun akan menjadi nilai tambahan bagi anda. Dengan kesan anda pun mampu menghadapi segala permasalahan dalam bekerja dengan tenang.
Selain itu, anda juga perlu tegas dalam memberikan jawaban. Pastikan anda tidak terlihat pli plan atau bingung. Ketika anda sudah memulai menjawab pertanyaan, sebaiknya fokus pada satu tujuan jawaban anda. Hindari pikiran yang dapat membuat diri anda sendiri ragu dengan jawaban yang anda berikan.
Kemudian, anda pun harus memberikan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan. Jangan sampai anda tidak focus dan menjawab dengan pernyataan yang tidak nyambung soal yang diberikan.
Karena tahukah anda, dari jawaban-jawaban yang anda berikan pihak pewawancara pun dapat menilai bagaimana kinerja anda nantinya. Baik dari segi skill yang anda miliki, semangat kerja yang anda miliki, kemampuan bekerja sama hingga motivasi dan keinginan anda untuk membuat kemajuan dalam perusahaan tersebut.
Itulah beberapa tips yang bisa anda coba untuk menghadapi seleksi wawancara kerja. Ingat, sebelum membuat surat lamaran pekerjaan dan  melamar pekerjaan usahakan anda selalu memilih perusahaan dan posisi pekerjaan yang sesuai dengan skill dan latar belakang pendidikan anda. Dengan begitu, pihak perusahaan pun akan lebih mudah tertarik pada anda.
Dapatkan Ebook Gratis (selama masa Promo) hanya dengan membeli :
Kumpulan soal dan Pembahasan Psikotes
Ebook Gratis
1. Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara dan Jawabannya
2. Top Q/A Job Interview and Model Answer (untuk interview Bahasa Inggris)
disusun oleh penulis yang berpengalaman 10 tahun dibidang perekrutan karyawan.